Minggu, 26 Januari 2020


LIBURAN AKHIR TAHUN MISOOL RAJA AMPAT

S.Pelu

Desa Gamta Misool Raja Ampat, Papua Barat
Tahu nggak sih wisata yang sangat diminati para pelancong di wilayah Sorong?, Pasti jawaban kita sama, Raja Ampat. Kecantikan Raja Ampat sebagai destinasi wisata sudah mendunia. Ada satu tempat di sana yang akan bikin jatuh cinta.

Salah satu pulau di Raja Ampat yang tersohor dengan keindahan alamnya yaitu Pulau Misool. Menempuh perjalanan selama 6 jam dari Sorong, Misool menyuguhkan pesona Landscape dan bawah lautnya yang begitu indah. Perasaan rindu tersengit seketika saat menulis cerita ini kembali, rindu nya yang membuat setengah mati akan keindahan panorama yang begitu cantik dan menggoda untuk di selami.
Yaa.. Objek wisata Pantai Raja Ampat ini memang sangat diminati karena konon katanya terdapat pulau-pulau kecil yang mengelilingi pantai-pantai yang ada di Raja Amapat. Oke, saya akan menceritakan perjalanan saya bersama keluarga besar dari  untuk berwisata ke Raja Ampat  saat kami berlibur pada Akhir tahun.
Pulau Misool merupakan salah satu dari empat pulau besar di Kepulauan Raja Ampat. Luas wilayahnya adalah 2.034 kilometer persegi. Daerah ini terletak di daerah Raja Ampat dan berbatasan dengan Laut Seram. Daerah ini juga terletak di kepala burung Papua Barat dan di antara Kota Sorong dan Pulau Seram. Dari Sorong , kita bisa menjelajahi Misool dengan berbagai macam pilihan, di antaranya ikut tur dengan kapal pesiar, atau backpacking. Untuk pilihan backpacking, kita bisa menggunakan KM. Fajar Indah yang berangkat setiap Jumat malam dan KM. Fajar Baru setiap senin malam dari Pelabuhan Rakyat, Sorong. Biaya tiket perjalanannya adalah 200 ribu rupiah per orang, jika ingin mendapatkan kamar, biasanya ABK kapal menyewakan kamar seharga 300 ribu rupiah. Lama perjalanan menuju pulau Misool kurang lebih delapan jam. Sesampainya di Pulau Misool kita bisa sewa rumah penduduk lokal untuk melepas lelahnya perjalanan.
Misool merupakan salah satu dari empat pulau terbesar yang ada di Raja Ampat. Menurut cerita masyarakat lokal, dahulu jauh sebelum manusia mulai memadati pesisirnya, terdapat tujuh butir telur yang ditemukan seorang wanita. Kemudian empat diantaranya menetas menjadi seorang pangeran yang menduduki tahta di masing-masing kepulauan besar di bagian kepala burung Papua Barat. Yaitu Salawati, Waigeo, Batanta dan Misool yang kemudian dikenal dengan Empat Raja, atau Raja Ampat.
Dari hasil perbincangan saya dengan teman-taman yanga di misool desa Gamta Papua Barat, Pulau Misool menyimpan segudang cerita. Persaudaraan yang begitu hangat terasa di sana. Hubungan antara manusia dengan laut pun di sana begitu bijaksana. Masyarakat Misool mempunyai tradisi budaya leluhur yang bernama bukasasi. Sasi berasal dari kata Maluku yang artinya “larangan”. Adat sasi merupakan kebudayaan Maluku yang sudah diwariskan oleh nenek moyang mereka selama berabad-abad. Sasi adalah perintah larangan untuk mengambil hasil pertanian maupun lautan. Biasanya pelarangan penangkapan hewan laut itu bisa mencapai 24 bulan.
Melihat Misool membuat kita sadar, bahwa ada surga terlahir di tanah air kita ini. Saat banyak yang berlomba berkunjung ke negeri tetangga, mengapa kita tidak coba mendaratkan diri di Misool. Surga Misool bukan hanya bawah lautnya, tetapi juga tanahnya Kamu tak akan pernah menyangka kalau Tuhan menciptakan setitik surga di sini.
Tepat 24 Desember 2019 saya bersama sanak keluarga dia antara Mama Pa atau biasa di sapa Mama Caca dan beberapa kerabat perempuan saya, Icha, Ulath, Yani dan Yuni melakukan perjalanan menuju Misool Raja Ampat. Tepat di Misool Desa Gamta kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Kami melukan perjalanan dengan Kapal Cepat Ekspres Bahari 88, dengan Waktu selama 6 jam. Harga Kapal Cepat Hrganya 250 Ribu untuk umu, sedangkan untuk siswa maupun mahasiswa 100-150 ribu rupiah. Selama perjlanan ada beberapa kampung-kampung kecil yang kita singgahi, yaitu Kamung Pulo, Kampung Yellu dan kampung terakhir yaitu Fafanlap. dan tiba saatnya kita sampai di dermaga Fafanlap Misool Raja Ampat, Papua Barat.  Tak sampai di dermaga itu perjanan kita. Setelah kami singgah di dermaga Fafanlap, kami harus melukakan perjalanan selama 1 jam lagi ke tempat yang kami tuju yaitu, Misool Desa Gamta Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Misool menyajikan panorama spektakuler yang membuat mata tak berkedip. Gugusan pulau-pulau karst di Misool juga tak kalah indah dari Wayag. Bahkan tempatnya bisa dibilang lebih dekat dari Sorong.
Hari Pertama di Desa Gamta Misool Raja Ampat, Papua Barat
Pada tanggal 25 itulah hari pertama kami memulai perjalanan panjang dari Desa Gamta Menuju ke Spot-Spot yang ada pada Misool Raja Ampat, Papua Barat. Spot Pertama yang kita tujui ialah Gowa Keramat. Letaknya 40 – 60 menit dari tempat tinggal. Di sini ada sebuah makam keramat, dan tampak tulisan menyerupai lafaz Allah di atas mulut gua. Di dalamnya terdapat makam keramat, dan laguna didalam gua, bukan hanya itu terdapat kursi Raja di dalam goa keramat tersebut yang berada pas di tengah Laguna yang berada dalam Goa tersebut. Airnya asin. Kita bisa berenang di dalamnya. Jika ingin meneruskan sampai ke dalam, kita akan melihat tanah datar dan sebuah danau. Salah satu destinasi menarik yang bisa dikunjungi di Misool adalah Gua Keramat atau Goa Keramat yang berada di Teluk Tomolol. Salah satu alasan mengapa Goa ini dinamakan Goa kramat adalah karena Goa ini menjadi salah satu tempat yang Sakralkan Dan dikeramatkan oleh warga Setempat. Pastikan bersama dengan pemandu lokal yang benar-benar tahu tempatnya, headlamp amat disarankan, karena gelap.Betapa indah pemandangan yang memkau hati ketika masuk dalam Goa keramat.
80490673_2728301257192631_8224762591159779328_n.jpg
Setelah kami melakukan perjalanan menuju Goa Keramat, kamipun melanjutkan ke spot yang berikutnya puncak Love atau bahasa Misool nya itu Dafalen. Love Pool Dafalen atau biasa disebut teluk Cinta atau Danau Cinta kecil merupakan sebuah tempat wisata yang berupa puncak atau bukit dengan pemandangan teluk berupa lambang hati atau cinta. Puncak Dafalen sendiri berada dikawasan Misool, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.
IMG20191227101954.jpg
Rasanya wajib bagi siapa saja yang datang ke Misool untuk melihat langsung keindahan Puncak Love Kecil dari atas bukit. Selama 30 menitan kita harus mendaki anak tangga hingga menuju puncak Dafalen.
Selain puncak Harfat tak kalah menariknya yaitu keindahan pasir putih yang ada di misool Raja Ampat yakni pantai Namlol. Puas menikmati keindahan Raja Ampat Kami pun mekimtai makan siang di pasir Putih ini sambil makan siang di pantai Namlol. Hampir 1 jam lamannya menikmati Pasir putih Namlol Misol Raja Ampat, kami kembali melanjutkan perjalanan menuji destinasi selanjutnya.
IMG20191227121521.jpgIMG20191227113628.jpg
Menurutku Pantai Namlol merupakan salah satu pantai terbaik di Misool Raja Ampat. Pantai ini memiliki pasir putih yang terbentang panjang dan luas diantara teluk-teluk Atau Laguna. Deretan pohon hijau nampak menyelaraskan pemandangan tepat berada di pantai yang terkenal karena air lautnya yang biru. dan bebatuan yang indah yang berada di pantai namlol ini.
Deretan bebatuan Karst dengan beragam bentuk yang unik juga ada di Misool loh. Nama Kawasan wisata bebatuan ini biasa disebut Yepap oleh warga setempat. Ditempat ini juga banyak bebatuan karang yang menjulang tinggi diatas permukaan air laut.
80682202_2727630673926356_9125388516979638272_n.jpg
Selain pemandangan yang epik memadukan air laut yang bewarna hijau toscha dengan bebatuan karst, kita juga bisa menikmati ketenangan laut disekitarnya. Yepap memang cocok untuk dijadikan tempat berenang santai. Selain tidak ada ombak, air disekitarnya juga tidak dalam.
Goa Air Tawar dan Air Asin
Keunikan dari tenpat ini ialah ada sebuag goa yang di mana ada dua lubang atau goa yang membatasi antara air tawar dan air laut. Jarang sekali pelancong yang sampai kesini. Untuk mencapai spot ini pelancong harus berjalan dengan pemandu yang betul tau tempat ini.
WhatsApp Image 2020-01-27 at 11.45.29(1).jpeg

Hari Kedua Misool Raja Ampat Papua Barat
Tanggal 26 Desember 2019 merupakan Hari kedua kita melangkahkan kaki menuju Spot-spot yang indah Kepulauan Misool Raja Ampat Papua Barat. Spot pertama yang kita datangi pada hari kedua yaitu
Balbuloll
Pantai Balbulol ini berasal dari kata Balbul yaitu sejenis gurita sedangkan lol yaitu berlimpah, yang konon katanyaa dahulu “Pantai Balbulol” ini terdapat banyak gurita. Maka dari itu dinamakan Pantai Balbulol. Di Pantai Balbulol sendiri, Karst – Karst nya yang besar dan sangat unik ini memiliki bentuk yang menyerupai cone dan cristhmest tree. Tidak hanya itu, karst – karst yang menjulang tinggi ini juga terlihat seperti melayang karena bagian bawah karst – karst tersebut sedikit terkikis oleh air laut yang membuat kesan seperti melayang. Di Pantai Balbulol ini kalian para travellas tidak perlu freedive terlalu dalam karena di sekitaran karst – karst yang menjulang tinggi ini sangat dangkal. Sehingga batu – batu koral warna-warni nan indah itu dapat terlihat jelas. Ditambah lagi terdapat pasir putih yang menambah ciamik keindahan bawah laut, bila dilihat dari atas laut seperti berwarna turquise ! Jadi kalo kalian ga nyebur rugi banget !
WhatsApp Image 2020-01-27 at 11.55.13.jpegkitania.id_.jpegWhatsApp Image 2020-01-27 at 11.55.14.jpeg



Setlah kami melakukan tour ke Babunlol kami melanjutkan perjalanan menuju Batu Odong-odong. Kenapa di Namakan Batu odobg-odong, di karenakan Batu yang berada di pulau Misool raja Ampat Ini bentuknya seperti Bebek dan Kura-kura sehingga batu tersebut dinamakan batu odaong-odong.
 81102637_2729301227092634_7814039726251311104_o.jpg
Setelah kami melanjutkan perjalanan ke batu odong-odong, kami pun melanjutkan perjalanan di Homstay Lalelkai.
Homstay lalelkai merupakan Penginapan yang ada di salah satu Pulu yang ada di misool Raja Ampata Papua Barat. Selain penginapany juga kita bisa melakukan snorkling di depan homstay tersebut.
IMG20191228162833.jpgIMG20191228163218.jpgIMG20191228163006.jpg



Hari Berikutnya Air Terjun Malol Desa Gamta
Selain wisata Laut, kita juga bisa menikmati Wisata Air Terjun yang ada Pada Misool Raja Ampat Papua Barat.
IMG20191229155114.jpgIMG20191229150903.jpg
Spot berikutnya Yaitu Batu Susun
82007824_2729302547092502_6077233824528334848_o.jpg
80851134_2729290230427067_8430943106089615360_o.jpg

Sebelum kembali ke homestay kami ingin menikmati senja di Batu Susun tapi semesta masih belum mendukung, Nah itulah perjalananku selama di Misool yang serba indah. Sebenarnya masih banyak destinasi indah lain yang belum dikunjungi. Next aku benar-benar ingin menjelajah Misool kembali.